Sunday, April 06, 2008

belanda + week 4



saya xmenyokong boikot! collective punnishment is not fair n eventhough geert wilder might got sued by the companies later, it will take a very long time to settle. so by that time, a lot more ppl (ppl lose jobs etc) will hate Muslims of the damage done. Fitna is a blatant direct traslation and wrong accusation by an individual, not a country. should Wilder have an Indonesian mother and a German father, r we going to boycot Indonesian n German products as well?
y not make a movie to explain his movie or something like dat instead?

------------------------------------------------------------------------

result minggu ini- Foxes vs Noarlunga
u-19: 5-1
reserve: 1-5 (jesse got sent off)
senior: 1-3 (get caught in counter attact n finishing x sharp)

sudah dapat sweater n trackbottom team.. letak gamba nnti ble2 rajin.. wahuahauhaa

next week: Port Pirie cup round... jalan2


arsenal seri.. title hope is over...

4 comments:

zacharias said...

relax, man utd pun seri juga. and man utd still have to play arsenal and chelsea.

Muhammad said...

sebagaimana pandangan mr huhu, yg lebih prefer approach utk membuat filem yg boleh menyangkal Fitna, suka saya berkongsikan video berikut:-

Watch Sheikh Fadel Soliman's response to Geert Wilders' "Fitna" at:

1) http://youtube.com/watch?v=qadPcR4fyzg (part 1)

2) http://youtube.com/watch?v=GkNqvNvoeBQ (part 2)

point yg dikemukakan oleh as-Sheikh sgt bagus terutama pada part yg last dlm video beliau.

satu lagi berita tentang pemuda di Saudi yg telah membikin 1 filem yg setanding dgn Fitna. sila layari...

http://www.eramuslim.com/berita/int/8411173541-blogger-saudi-buat-film-tandingan-quotfitnaquot.htm

Shohib asy-Syathi'ee said...

Terima kasih atas segala pandangan yg diberikan, pandangan-pandangan yg diutarakan oleh kalian sgt baik dan bernas.

InsyaAllah seperti yg kita sepakati, sesuatu tindakan yg dilakukan oleh kita sebagai muslim haruslah didasari dengan ilmu wahyu Allah subhanahu wata'aala,walaupun adakalanya ilmu aqal / rasional fikiran belum sampai pengetahuannya i.e. nampak tak rasional. Basically itulah kehidupan seseorang muslim, ilmu wahyu mendahului ilmu aqalnya dan tindakannya, tidak sebaliknya.

Firman Allah:

"Wahai orang-orang yang beriman, jangan kamu mendahului Allah dan Rasu-Nya." (Surah al-Hujuraat:1)

Cth dalam cara menyapu khuf dlm berwudhu';

Dari Ali r.a., ia berkata: "kalau sekiranya agama itu dengan ra'yu (akal), pastilah bagian bahwa sepatu lebih berhak diusap dari bagian atasnya. Akan tetapi sesunguhnya aku pernah melihat Rasulullah s.a.w. mengusap bagian yang atas dari kedua sepatunya."

(Diriwayatkan oleh Abu Dawud)

Dan insyaAllah dengan adanya ulama'-ulama' muktabar yg lebih menguasai ilmu wahyu ini banyak membantu kita agar tak tersasar dalam membuat sesuatu tindakan.

سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي اْلأَرْضِ وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ اْلأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَلاَ دِرْهَمًا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ»

Siapa saja yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, Allah memperjalankannya di atas salah satu jalan surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap mereka karena ridha kepada penuntut ilmu. Sesungguhnya seorang alim itu dimintakan ampunan oleh makhluk yang ada di langit dan di bumi hingga ikan yang ada di dasar lautan. Sesungguhnya keutamaan seorang alim atas seorang abid (ahli ibadah) seperti keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, melainkan mewariskan ilmu. Karena itu, siapa saja yang mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang besar. (HR Abu Dawud, Ibn Majah, at-Tirmidzi, Ahmad, ad-Darimi, al-Hakim, al-Baihaqi dan Ibn Hibban).


Seperti yg kita maklumi, statement pemboikotan yg dilaungkan tsbt adalah sebenarnya berlandaskan kpd statement dari ulama' besar Yusuf Al Qardhawi, antara 5 perkara yg utk mempertahankan Al Qur'an berkait dengan isu filem FITNA;

Syeikh Al-Allamah Al-Qaradawi berkata :-

أما الرد الخامس الذي طالب به فيتمثل في المقاطعة الاقتصادية لبضائع الدول التي تسمح لرعاياها بالتطاول على المقدسات الإسلامية". ووصف المقاطعة بأنها "سلاح يوجع القوم

Ertinya : kaedah kelima (untuk berdepan dengan masalah penghinaan filem fitna) adalah "Boikot ekonomi iaitu dengan boikot pembelian barangan negara-negara yang membenarkan rakyatnya biadap kepada hal ehwal suci umat Islam, disifatkan boikot ini sebagai senjata yang boleh menyedar dan menyakitkan satu kaum"

Sheikh Qaradawi said the response is boycotting the products of countries that allow its citizens to bash Islam.

http://www.islamonline.net/servlet/Satellite?c=Article_C&pagename=Zone-English-News/NWELayout&cid=1203758501416

Harus dimaklumi, syeikh Yusuf Al Qardhawi mencadangkan tindakan sedemikian berdasarkan kepada ilmu siyasah syar'iyyah utk menjaga kemaslahatan yang lebih besar dan beliau sendiri sudah menulis banyak kitab muktabar termasuk dalam bidang fiqh dan usul fiqh.

Antara senarai kitab-kitab muktabar beliau, http://perisaidakwah.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=56

Oleh itu, seruan pemboikotan tersebut insyaAllah dengan kefahaman sebenar bukanlah atas dasar emosi atau reaktif.

ihsan_huhu said...

i think the ontention of freedom of speech is not made so that anybody can bash other ppls religion/belief etc, but the loophole was manipulated by certain ppl, and the govt have no other choice other than following the law.

so what do u think about all muslims r terrorists and women abuser?

btw, bukan nak menafikan kehebatan yussuf alqardhawi, beliau juga seorang manusia, terkesan dengan emosi dan persekitaran. adekah semua ulama'2 mengeluarkan fatwa yg sama? there is no one-way solution in this case, and boycotting the whole country is not the best way of showing our anger towards a few ppl.

wallahua'lam